Diduga Stres Putus Cinta, Mahasiswa Mati Gantung Diri. Diduga stres, lantaran putus cinta, Dodi Sujana Putra,27, seorang mahasiswa di satu Universitas terkemuka di Bogor, nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, di Kp.Kemang Empang Rt.05/03 Desa Kemang Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Senin (31/10/2011).
Mahasiswa semester V yang cinta mati dengan LS, warga Perumahan Cimaanggu ini, ditemukan tewas tergantung di ruang tengah rumahnya menggunakan tali plastik.
Kanit Reskrim Polsek Kemang, AKP Bambang, mengatakan peristiwa tewasnya mahasiswa yang menurut informasi merupakan mahasiswa semester V Fakultas Hukum tersebut, pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 wib oleh Sukasnawati yang tidak lain merupakan ibu kandungnya sendiri.
“Saat itu saksi baru bangun tidur dan hendak mematikan lampu kaarenaa hari saudah mulai terang,” kata AKP Bambang.
Sukasnawati, saksi yang pertama menemukan anak pertamanya sudah terbujur kaku dengan posisi tergantung di ruang tengah rumahnya.
Temuan tersebut, sontak membuat Sukasaniawati kaget bukan kepalang dan langsung berteriak histeris hingga mengundang rasa penasaran tetangga. Kejadian ini lalu diteruskan ke Polsek Kemang yang langsung melakukan olah TKP saat tiba dilokasi.
“Dari hasil olah TKP, korban tewas murni bunuh diri. Kami tidak temukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban,” ungkap AKP Bambang.
Meski demikian, pihak tetap membawa jenazah Dodi ke RS PMI untuk divisum.
Menurut informasi, Dodi nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran kecewa setelah LS, pacar Dodi, memutuskan hubungan cinta mereka yang sudah terjalin dua tahun.
“Menurut keterangan memang demikian. Sebelum kejadian korban memang diputuskan oleh pacarnya,” ungkap AKP Bambang.
poskota.co.id Diduga Stres Putus Cinta, Mahasiswa Mati Gantung Diri
Showing posts with label mahasiswa. Show all posts
Showing posts with label mahasiswa. Show all posts
Monday, October 31, 2011
Diduga Stres Putus Cinta, Mahasiswa Mati Gantung Diri
Posted by
admin on 3:22 AM
Be The First To Comment
Thursday, October 14, 2010
Cinta 'dapat menyembuhkan sakit seperti morfin'
Posted by
admin on 11:10 PM
Be The First To Comment
Hai brotha and sista. tahu nggak? ternyatah Love 'can heal pain like morphine' Yupz, Cinta 'dapat menyembuhkan sakit seperti morfin'.
Para ilmuwan di Amerika Serikat telah menguji teori itu pada 15 mahasiswa dan mahasiswi yang sedang berada dalam tahap-tahap awal hubungan percintaan. Para mahasiswa yang berasal dari Universitas Stanford, AS, itu sedang berada dalam sembilan bulan pertama hubungan.
Responden ditunjukkan foto-foto dari pasangan mereka sementara sebuah papan yang terhubung dengan komputer mengalirkan panas ke telapak tangan para mahasiswa dan memberikan rasa sakit ringan.
Pada saat yang sama otak dari para mahasiswa itu dipindai menggunakan mesin 'functional magnetic resonance' atau fRMI untuk mengukur aktifitas setiap bagian otak para sukarelawan sepanjang waktu.
Penelitian itu kemudian menunjukkan bahwa perasaan cinta yang dipicu oleh foto sang kekasih berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Sementara melihat foto seorang kenalan atau sahabat yang meski menarik rupanya tidak memberi pengaruh apa-apa.
Telah diketahui sebelumnya bahwa perasaan cinta yang sangat kuat berkaitan dengan aktifitas yang intens dalam beberapa bagian otak. Bagian otak yang terpengaruh itu termasuk yang berhubungan dengan senyawa kimia otak yang disebut dopamin.
Dopamin adalah senyawa kimia otak yang bisa memancarkan sinyal di antara neuron-neuron otak. Dopamin adalah pusat dari sistem 'reward' otak. Sistem 'reward' adalah bagian otak yang memberikan manusia rasa senang.
"Ketika orang sedang bergairah dalam cinta, terjadi perubahan suasana hati yang kemudian mempengaruhi rasa sakit," kata Dr Sean Mackey pemimpin penelitian yang dimual di jurnal PLoS One itu seperti yang dikutip Telegraph.
"Kami sedang mulai menguraikan berapa bagian dari sistem 'reward' itu dan bagaiamana sistem itu mempengaruhi rasa sakit," Mackay menjelaskan lebih lanjut.
Dopamin sangat erat hubungannya dengan kecanduan dan penghilang rasa sakit yang disebabkan oleh konsumsi morfin dan obat-obat bius lainnya - suatu neurotransmitter utama yang mempengaruhi suasana hati, penghargaan dan motivasi'. www.metro.co.uk
Para ilmuwan di Amerika Serikat telah menguji teori itu pada 15 mahasiswa dan mahasiswi yang sedang berada dalam tahap-tahap awal hubungan percintaan. Para mahasiswa yang berasal dari Universitas Stanford, AS, itu sedang berada dalam sembilan bulan pertama hubungan.
Responden ditunjukkan foto-foto dari pasangan mereka sementara sebuah papan yang terhubung dengan komputer mengalirkan panas ke telapak tangan para mahasiswa dan memberikan rasa sakit ringan.
Pada saat yang sama otak dari para mahasiswa itu dipindai menggunakan mesin 'functional magnetic resonance' atau fRMI untuk mengukur aktifitas setiap bagian otak para sukarelawan sepanjang waktu.
Penelitian itu kemudian menunjukkan bahwa perasaan cinta yang dipicu oleh foto sang kekasih berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Sementara melihat foto seorang kenalan atau sahabat yang meski menarik rupanya tidak memberi pengaruh apa-apa.
Telah diketahui sebelumnya bahwa perasaan cinta yang sangat kuat berkaitan dengan aktifitas yang intens dalam beberapa bagian otak. Bagian otak yang terpengaruh itu termasuk yang berhubungan dengan senyawa kimia otak yang disebut dopamin.
Dopamin adalah senyawa kimia otak yang bisa memancarkan sinyal di antara neuron-neuron otak. Dopamin adalah pusat dari sistem 'reward' otak. Sistem 'reward' adalah bagian otak yang memberikan manusia rasa senang.
"Ketika orang sedang bergairah dalam cinta, terjadi perubahan suasana hati yang kemudian mempengaruhi rasa sakit," kata Dr Sean Mackey pemimpin penelitian yang dimual di jurnal PLoS One itu seperti yang dikutip Telegraph.
"Kami sedang mulai menguraikan berapa bagian dari sistem 'reward' itu dan bagaiamana sistem itu mempengaruhi rasa sakit," Mackay menjelaskan lebih lanjut.
Dopamin sangat erat hubungannya dengan kecanduan dan penghilang rasa sakit yang disebabkan oleh konsumsi morfin dan obat-obat bius lainnya - suatu neurotransmitter utama yang mempengaruhi suasana hati, penghargaan dan motivasi'. www.metro.co.uk
Subscribe to:
Posts (Atom)